Sosialisasi

blog-img

Sosialisasi

Jenis Sosialisasi yang dibebankan pada APBN melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Balai K3 Bandung Kementerian Ketenagakerjaan yaitu :

Sosialisasi Pencegahan/Penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja

 

Tenaga Kerja sebagai bagian dari sumber daya manusia merupakan modal dasar pembangunan, sehingga perlu dilakukan segala upaya pembinaan dan perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, termasuk ancaman terhadap penularan HIV/AIDS di tempat kerja. Pencegahan HIV/AIDS dapat dilakukan melalui perubahan tingkah laku, pengetahuan dan pengobatan serta menciptakan lingkungan yang bersih melalui program promosi.

Pelaksanaan Sosialisasi ini merupakan salah satu jenis pelatihan yang harus dilaksanakan sebagai implementasi tupoksi dari Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja sesuai dengan Permenaker No. 23/MEN/IV/2015 tentang organisasi dan tata kerja UPT bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Kepmenakertrans No. Kep. 68/Men/IV/2004 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja. Sasaran kegiatan ini sebanyak 30 orang tenaga kerja yang bekerja di Perusahaan pada wilayah kerja Balai K3 Bandung.

Sosialisasi Nilai Ambang Batas

Pada saat dilakukan pengujian/evaluasi terhadap lingkungan kerja di suatu perusahaan yang dilakukan melalui pengukuran, pengambilan sampel dan analisis laboratorium maka didapatkan parameter kondisi lingkungan yang kemudian dibandingkan dengan standar yang berlaku atau yang disebut sebagai Nilai Ambang Batas (NAB). Sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 5 Tahun 2018 tentang K3 maka pedoman atau standard Nilai Ambang Batas Lingkungan Kerja telah ditetapkan oleh pemerintah dan Perusahaan perlu diberikan sosialisai mengenai peraturan tersebut. Sasaran kegiatan ini sebanyak 30 orang tenaga kerja yang bekerja di Perusahaan pada wilayah kerja Balai K3 Bandung.

Sosialisasi Tempat Uji Kompetensi (TUK)

Pada era globalisasi saat ini menuntut tersedianya tenaga kerja yang kompeten di bidangnya sehingga banyak industri atau organisasi masyarakat yang menambahkan dalam persyaratan kerjanya adalah sertifikasi kompetensi yang dimiliki. Salah satu tugas dan fungsi Balai K3 adalah sebagai tempat uji kompetensi bagi para tenaga kerja yang akan melakukan uji kompetensi. Agar tugas dan fungsi tersebut dapat dimaksimalkan dengan baik maka diperlukan suatu kegiatan untuk menyebarluaskan informasi tentang keberadaan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di Balai K3 Bandung. Sasaran kegiatan adalah para tenaga kerja, organisasi profesi, perusahaan, LSP dan lainnya yang membutuhkan Tempat Uji Kompetensi di bidang K3 yang termasuk di wilayah kerja Balai K3 Bandung.

Sosialisasi Pengelolaan Makan  di Perusahaan

Tenaga Kerja sebagai bagian dari sumber daya manusia perlu dibina dan diarahkan supaya menjadi manusia yang kompeten, selamat, sehat dan produktif. Untuk mencapai tingkat produktivitas yang baik maka program gizi kerja perlu diterapkan dan dilaksanakan di perusahaan. Sasaran kegiatan ini adalah para penyedia dan pengelola makan sebanyak 30 orang di perusahaan yang berkemauan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berkaitan dengan pengelolaan makan bagi tenaga kerja di perusahaan.

Sosialisasi Alat Pelindung Diri

 

Dalam suatu kegiatan proses produksi di perusahaan maka paparan risiko bahaya yang ada di tempat kerja tidak selalu dapat dihindari. Alat pelindung diri (APD) merupakan seperangkat alat yang digunakan tenaga kerja untuk melindungi sebagian atau seluruh tubuhnya dari pengaruh paparan potensi bahaya/kecelakaan kerja, tetapi APD ini hanya mengurangi tingkat keparahan yang mungkin terjadi.

Sasaran kegiatan sebanyak 30 orang tenaga kerja dan pemerhati K3 di perusahaan yang berkemauan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berkaitan dengan Alat Pelindung Diri (APD) berdasarkan Permenakertrans No. Per. 08/Men/2010.

Untuk pendaftaran via Online dapat diklik DISINI